Launching Budaya Sekolah dan Museum Masuk Sekolah (MMS)


Tanggal Unggah : 07/10/2022 Diunggah Oleh : ADMIN 3476

Launching budaya sekolah yang di rangkaikan dengan MMS atau Museum Masuk Sekolah adalah acara yang sangat meriah,acara ini di laksanakan di tempat SDN 7 Alas,acara ini juga dihadiri oleh beberapa oramg penting contohnya:    Bapak Bupati Drs.Mahmud Abdullah. ,lalu Bapak Dprd Sumbawa Lalu bapak kepala Dinas/Kades dikbud Sumbawa serta Bapak kepala sekolah SDN 7 Alas itu sendiri yaitu bapak M.Yusuf S.pd

 Acara Launching budaya sekolah yang dirangkaikan dengan MMS atau Museum Masuk Sekolah adalah acara yang bertujuan agar sekolah sekolah dapat mempertahankan budaya khas daerah yaitu budaya tau samawa seperti contohnya lawas,tarian adat dan budaya budaya tau samawa lainnya,maksud diadakan acara ini adalah sebagai pembukaan atau langkah awal pemerintah untuk melestarikan budaya yang ada di daerah nya masing masing,mungkin dengan adanya acara ini dapat memperjelas corak budaya budaya yang kini mulai memudar termakan zaman,saya pribadi berharap supaya acara ini dapat diadakan secepatnya diadakan di sekolah sekolah lain agar tak hanya budaya Sumbawa tapi budaya budaya khas yang ada di Indonesia sehingga Indonesia dapat kembali berwarna dengan warna keberagaman budaya budaya nya

Acara ini juga menuai respon positif dari berbagai orang penting disana salah satunya adalah dari bapak bupati Sumbawa Drs.Mahmud Abdullah

“acara ini sangat bermanfaat,contohnya pembelajaran yang tadi kita dapatkan tentunya acara ini perlu diadakan tidak hanya di jenjang SD saja tapi seluruh jenjang pendidikan TK,SD,SMP dan SMA tapi meski begitu acara ini tetap harus dikembangkan” Ucap beliau

Adapula pesan dari bapak Dprd Sumbawa

“Kami dari Dprd Sumbawa memberikan apresiasi untuk acara sosialisasi launching budaya sekolah lalu Museum Masuk Sekolah karena acara ini bertujuan untuk mewujudkan insan insan yang berkarakter,kenapa hal ini perlu?,karena hal ini perlu,sekarang ini era digital,era teknologi yang dimana kita harus menghadapinya,oleh karena itu jika kita tidak pintar pintar memfilter diri saya yakin akan terjadi degradasi moral,nah semoga dengan adanya kegiatan ini kita bisa jadikan untuk bahan kita memfilter diri,karena tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan insan insan yang pintar cerdas dan berkarakter,dan juga kegiatan ini perlu di evaluasi apa yang perlu dibenahi dan apa yang perlu di tambah agar kegiatan ini menjadi lebih sempurna” ucap beliau

Selanjutnya adalah pesan dari kepala dinas/kades dikbud Sumbawa

“kegiatan yang kita laksanakan di SDN 7 Alas ini adalah kegiatan hasil dari kolaborasi dari semua sekolah sekolah yang ada di Alas kami sangat menghargai dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan ini kita bisa memperkuat budaya kita,kita bisa memperkenalkan nilai nilai kearifan lokal kita,untuk kegiatan ini harus diselenggarakan di setiap jenjang pendidikan baik itu PAUD,TK,SD,SMP,dan saya dengar SMA juga sudah mulai bergerak,kita harus memperlihatkan nilai nilai kearifan lokal kita sukses selalu sekian terimakasih”, ucap beliau


Lalu pesan ini adalah pesan dari bapak kepala sekolah SDN 7 Alas tempat diselenggarakannya acara launching budaya sekolah dan MMS Museum Masuk Sekolah

“Kenapa SDN 7 Alas dijadikan tempat diselenggarakannya acara launching budaya sekolah dan MMS karena dari hasil rapat SDN 7 Alas dianggap paling luas dan memiliki siswa paling banyak sehingga lokasinya bagus untuk menyelenggarakan acara yang meriah dan besar seperti launching budaya sekolah dan MMS,dan juga tujuan di selenggarakannya launching budaya sekolah dan MMS adalah supaya semua kalangan kalangan pendidik orang tua bahkan seluruh masyarakat khususnya kecamatan alas ini dan khususnya tentang pendidikan budaya sekolah ini dapat dikembangkan dan diimplementasikan kepada siswa atau bahkan kepada masyarakat.” Ucap beliau

Jadi dengan adanya acara launching budaya sekolah serta MMS Museum Masuk Sekolah diharapkan mampu meningkatkan kearifan lokal tau samawa,meski begitu semua ini akan terwujud apabila semua pelajar dapat melestarikan budayanya meski di era digital ini,seharusnya era digital ini menjadi media untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya ke dunia luar seperti yang di katakan Bapak Dprd bahwa kita harus pintar pintar memfilter diri agar budaya buruk tidak menghilangkan budaya khas daerah.Marilah kita jadikan artikel ini sebagai pendorong untuk kita melestarikan budaya budaya kita karena bagaimanapun berbeda kita,kita tetaplah satu semboyan satu tanah air Bhineka Tunggal Ika.

Penulis : Dzikry Jaya Jonansyah Rayes (X MIPA 3)

Hallo Sobat Smansa !!

Telah hadir Layanan Konsultasi (Chatting Only) melalui WhatsApp atau kirim email ke sma.1.alas@gmail.com